Perbedaan Antara Anti Friction Bearing dan Friction Bearing Pada Otomotif

September 3, 2021

Roller ball bearing menjadi komponen yang memiliki peran penting agar pergerakan antar komponen dapat sesuai dengan alurnya, namun terkadang saat hendak membelinya Anda bingung harus memilih bearing yang mana, terlebih lagi Anda masih belum memahami perbedaan tiap jenis bearing, ada dua jenis bearing dan fungsinya.

Anti Friction Bearing

Yang dimaksud dengan anti friction bearing yaitu bearing dengan bidang gesek yang bergeraknya secara bergulir, permukaan bidang geseknya dan komponen mesinnya tidak bersentuhan secara langsung, karena antara permukaan dan komponen mesin terdapat bantalan atau dudukan.

Anti friction bearing juga terbagi lagi menjadi dua tipe yaitu ball bearing dan roller ball bearing, ball bearing adalah bearing berupa bola baja yang diletakkan antara kedua rel, rel tersebut mempunyai peranan sebagai alur dan juga jalan sebagai tempat bola berputar, sedangkan roller bearing adalah bearing berupa silinder baja yang diletakkan pada bantalan sebagai papan gesek.

Ball roller bearing masih terbagi lagi menjadi beberapa tipe, adapun diantaranya angular contact ball bearing; axial thrust ball bearing; deep groove ball bearing; self aligning dan thrust ball bearing, jenis-jenis dari ball bearing tersebut mempunyai cara kerja yang sederhana, meskipun begitu penggunaannya hanyalah untuk beban yang ringan hingga sedang, karena bearing jenis ini tidak mampu digunakan pada beban yang berat.

Sedangkan roller bearing juga terbagi menjadi beberapa tipe, diantara tipe tersebut adalah cylindrical roller bearing; needle roller bearing; spherical roller bearing dan tapered roller bearing, roller ball bearing mempunyai kelebihan dibandingkan dengan ball bearing yaitu mampu menahan beban yang berat.

Friction Bearing

Yang dimaksud dengan friction bearing yaitu bearing dengan bidang gesek yang bergeraknya saling bersentuhan antara permukaan dengan komponen mesin lain, berbeda dengan anti friction yang bidang geraknya tidak saling bersentuhan, karena permukaan pada friction bearing bersentuhan langsung maka akan timbul gesekan yang tinggi, hal tersebut dapat terjadi karena tidak adanya komponen yang menjadi perantara antara permukaan dan komponen mesin.

Walaupun terjadi gesekan tinggi dan tidak adanya perantara tetapi friction bearing telah menggunakan lapisan oli tipis, sehingga saat terjadi gesekan permukaan friction bearing tidak akan rusak, friction bearing masih terbagi lagi menjadi dua macam. 

Bushing adalah salah satu jenis dari friction bearing yang mempunyai bentuk melingkar seperti cincin, bisa dikatakan jika bushing menjadi bantalan tempat poros berputar, bushing terbuat dari campuran tembaga kuningan dengan lapisan logam babbit.

Plain bearing juga termasuk dalam salah satu jenis friction bearing yang bidang geseknya memiliki permukaan rata, contoh dari plain bearing ada pada komponen otomotif seperti connecting rod dan crankshaft, jika Anda mencari roller ball bearing cobalah sesuaikan dengan kebutuhan mesin Anda.


admin