Inilah 4 Cara Menentukan alat pengecek masa subur yang Tidak Teratur

July 2, 2021
masa subur

Menghitung siklus haid ini juga dapat membantu cek masa subur yaitu setelah hari terakhir haid. Namun setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda baik panjang maupun pendek dan anda bisa menghitungnya sendiri. Menentukan alat pengecek masa subur ini sering disebut dengan ovulasi yang terjadi 14 hari baik sebelum maupun sesudah haid.

Namun tak sedikit juga yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, sehingga menemukan kesulitan dalam menghitung masa suburnya. Nah berikut beberapa alat pengecek masa subur wanita setelah haid yang tidak teratur yaitu :

  1. Mencatat Siklus Haid 6-12 Bulan Berturut-turut

Mungkin memang perlu kedisiplinan untuk dapat mengetahui masa subur pada siklus haid yang tidak teratur. Anda harus rajin untuk mencatat tanggal mulai hingga berakhirnya masa haid yang kurang lebih dilakukan selama 6 siklus haid secara berturut-turut.

Karena pada dasarnya jangka waktu masa haid ini juga sering berbeda-beda, terkadang pendek ataupun panjang. Kemudian anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter dan membawa catatan siklus haid anda. Sehingga dokter dapat membantu untuk memperkirakan alat pengecek masa subur anda.

  1. Mengukur Suhu Basal Tubuh

Suhu basal tubuh ini yaitu suhu tubuh yang diukur saat bangun tidur pada pagi hari. Anda bisa mencoba mengukurnya dengan alat bantu seperti termometer yang dicek melalui mulut. Dan anda dapat mengukurnya secara rutin suhu basal tersebut setiap pagi, kemudian jangan lupa untuk dicatat.

Mengapa mengukur suhu basal ini sangat penting, karena biasanya apabila ovulasi terjadi suhu tubuh akan meningkat 0,5-1 derajat Celcius. Sehingga hal ini dapat dijadikan acuan ketika akan mengecek masa subur. Saat tiba waktunya tersebut, bisa anda manfaatkan untuk melakukan hubungan suami istri agar cepat hamil.

  1. Memperhatikan Lendir Serviks

Lendir serviks atau sering disebut dengan keputihan normal ini biasanya terjadi setelah haid selesai. Lendir serviks ini akan keluar dari mulut rahim yang berwarna jernih, tidak baud an biasanya terlihat kental namun hanya sedikit. Namun ada juga yang terlihat agak encer dengan jumlah yang lebih banyak.

Lakukan dan perhatikan penampakannya setelah anda haid, karena masa subur ini ditandai dengan lendir serviks yang agak encer seperti putih telur. Lendir itulah yang memiliki fungsi membantu sperma untuk masuk di dalam rahim dan membuahi sel telur.

  1. Menggunakan Alat Bantu

Kemudian cara lain untuk alat pengecek masa subur yaitu dengan menggunakan bantuan alat pengecek ovulasi. Alat tersebut seperti test pack yang penggunaannya juga dengan mengecek urine. Alat ini akan mendetekasi LH (luteinizing hormone) yang dapat menunjukkan terjadinya ovulasi.

Apabila hasilnya meningkat terus-menerus, berarti menunjukkan hasil positif yang kemungkinan besar masa subur terjadi 24-48 jam kedepannya. 


admin